Gubernur Kalteng Promosikan Kartu Huma Betang Sejahtera sebagai Program Unggulan

Sebagai upaya nyata dalam merangkul masyarakat dan membantu meningkatkan kesejahteraan mereka, Gubernur Kalimantan Tengah, H Agustiar Sabran, dan Wakil Gubernur H. Edy Pratowo memperkenalkan program unggulan mereka yang diberi nama Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Program ini secara khusus dirancang untuk membantu masyarakat Kalimantan Tengah dalam berbagai sektor penting, seperti pendidikan, kesehatan, dan berbagai bantuan sosial lainnya.
Program Unggulan Pemerintah Kalimantan Tengah
Program Kartu Huma Betang Sejahtera diperkenalkan oleh Gubernur Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo dalam sebuah acara sosialisasi yang digelar di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalimantan Tengah. Acara ini diadakan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat dan memberikan informasi terkait berbagai program bantuan yang telah disiapkan.
Gubernur Sabran dalam sambutannya menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nyata dari komitmen pemerintah daerah untuk terus berupaya memberikan program yang berpihak kepada masyarakat. Meski menghadapi tantangan penyesuaian anggaran akibat kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat, pemerintah daerah tetap menjadikan kesejahteraan masyarakat sebagai prioritas utama.
Manfaat Kartu Huma Betang Sejahtera
Program Kartu Huma Betang Sejahtera ini dirancang dengan tujuan untuk membantu masyarakat dalam berbagai sektor. Mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga kebutuhan sosial lainnya. “Kami ingin masyarakat merasakan secara langsung manfaat dari program ini,” ujar Gubernur Sabran.
Selain itu, program ini juga menjadi akses untuk masyarakat dalam mengakses berbagai program lain yang telah disediakan pemerintah, seperti bantuan pendidikan, layanan kesehatan melalui BPJS, hingga dukungan bagi sektor pertanian dan perikanan.
Pelaksanaan dan Distribusi Kartu Huma Betang Sejahtera
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Provinsi Kalimantan Tengah, Rangga Lesmana, menyampaikan bahwa proses distribusi kartu hingga saat ini telah mencapai sekitar 90 persen dan telah sampai di tingkat kecamatan, desa, maupun kelurahan.
“Distribusi kartu hampir selesai dan selanjutnya akan dilakukan proses verifikasi dan validasi di lapangan agar bantuan dapat tepat sasaran,” ungkap Rangga Lesmana.
Seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, serta insan pers, juga dihimbau untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan program ini agar dapat berjalan dengan optimal.
Harapan Pemerintah Kalimantan Tengah
Melalui program ini, pemerintah provinsi Kalimantan Tengah berharap dapat terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Meski di tengah keterbatasan anggaran, berbagai program pembangunan daerah tetap berjalan dengan baik.
Gubernur Sabran juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga kebersamaan, persatuan, dan toleransi dalam keberagaman. Menurutnya, semangat saling menghormati antar suku dan agama merupakan kekuatan utama dalam membangun daerah.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Plt Sekda Provinsi Kalimantan Tengah Leonard S. Ampung, para asisten dan staf ahli gubernur, kepala perangkat daerah, organisasi wartawan, insan pers, serta perwakilan Persatuan Tunanetra Indonesia Kalimantan Tengah dan komunitas penyandang disabilitas.