Polres Kubar Gelar Bakti Kesehatan Gratis untuk 196 Warga Pedalaman Jelang Hari Bhayangkara ke-80

Dalam rangka merayakan Hari Bhayangkara yang ke-80, Polres Kutai Barat melaksanakan inisiatif luar biasa dengan mengadakan bakti kesehatan gratis untuk ratusan warga di Kampung Intu Lingau, Kecamatan Damai. Kegiatan ini bertujuan untuk menghadirkan layanan kesehatan langsung ke wilayah-wilayah terpencil, mencerminkan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
Detail Kegiatan Bakti Kesehatan
Sebanyak 196 warga memanfaatkan kesempatan ini, yang diselenggarakan oleh tim Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Kutai Barat bersama tenaga medis dari mitra klinik. Partisipasi warga terdiri dari 77 laki-laki dan 119 perempuan, dengan rincian 112 pasien dewasa, 20 anak-anak, dan 64 lansia. Kegiatan ini menunjukkan betapa pentingnya akses terhadap layanan kesehatan bagi masyarakat yang tinggal di daerah terisolasi.
Pelayanan Kesehatan yang Diberikan
Pelaksanaan kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ps. Kasidokkes Polres Kutai Barat, AIPTU Dedy Sugara. Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi medis, serta distribusi obat-obatan secara gratis berdasarkan hasil pemeriksaan oleh tenaga kesehatan. Hal ini sangat penting untuk memberikan perhatian terhadap kesehatan warga, terutama yang memiliki keterbatasan dalam mengakses fasilitas kesehatan.
Kepedulian Polri terhadap Masyarakat
Kapolres Kutai Barat, AKBP Boney Wahyu Wicaksono, menjelaskan bahwa kegiatan bakti kesehatan ini merupakan bagian integral dari rangkaian acara untuk memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Ini juga mencerminkan kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat, yang tidak hanya berfokus pada keamanan tetapi juga pada aspek kesejahteraan sosial.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendekatkan diri dengan masyarakat dan memberikan manfaat yang nyata melalui pelayanan kesehatan. Ini adalah bukti komitmen Polri untuk terus berdedikasi melayani masyarakat, baik dalam aspek keamanan maupun kemanusiaan,” ungkapnya.
Tantangan Akses Kesehatan di Daerah Pedalaman
Kapolres menambahkan bahwa akses terhadap layanan kesehatan bagi masyarakat di daerah pedalaman masih menjadi tantangan besar. Dengan adanya layanan kesehatan langsung ke kampung, diharapkan warga dapat mendapatkan pemeriksaan dan penanganan dini terhadap berbagai masalah kesehatan yang mereka hadapi.
Apresiasi dari Polda Kalimantan Timur
Kegiatan ini juga mendapatkan apresiasi dari Polda Kalimantan Timur. Melalui Kabid Humas, Kombes Pol Yuliyanto, Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro, menyatakan bahwa bakti kesehatan merupakan realisasi semangat Hari Bhayangkara, yang tidak hanya berorientasi pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kegiatan ini adalah langkah konkret dalam menunjukkan bahwa Polri peduli terhadap kesehatan masyarakat,” ujarnya, menekankan pentingnya upaya-upaya seperti ini dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Respon Positif dari Masyarakat
Warga Kampung Intu Lingau menyambut dengan antusias kegiatan bakti kesehatan ini. Mereka mengungkapkan rasa syukur karena bisa menerima layanan kesehatan tanpa harus melakukan perjalanan jauh ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap. Ini merupakan langkah positif dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan dan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Peran Polres Kutai Barat dalam Masyarakat
Selain memberikan layanan medis, kegiatan bakti kesehatan ini juga berfungsi sebagai jembatan untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Polres Kutai Barat berkomitmen untuk terus melaksanakan berbagai program sosial dan kemanusiaan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat, terutama di daerah yang memiliki keterbatasan akses layanan publik.
- Pelayanan kesehatan gratis untuk 196 warga.
- Memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat.
- Komitmen Polri dalam pelayanan kesehatan dan sosial.
- Mendekatkan layanan kesehatan ke daerah terpencil.
- Peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui kesehatan.
Dengan inisiatif seperti ini, diharapkan masyarakat dapat merasakan manfaat yang lebih besar dan akses yang lebih mudah terhadap layanan kesehatan. Polres Kutai Barat menunjukkan bahwa mereka tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan bakti kesehatan ini menjadi contoh nyata bagaimana institusi kepolisian dapat berkontribusi dalam bidang sosial. Melalui program-program semacam ini, diharapkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan akan semakin meningkat, dan akses terhadap layanan kesehatan akan semakin merata, sehingga semua warga negara dapat hidup sehat dan sejahtera.