Michael Thungari Lantik Davidson Djarang sebagai Kadis Dukcapil Sangihe untuk Lengkapi Formasi Eselon II

Pada hari Senin, 15 Juni 2026, Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, resmi melantik Davidson Henry Djarang sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Pelantikan ini bukan hanya sekadar seremoni, tetapi juga merupakan langkah strategis untuk melengkapi formasi eselon II di lingkungan pemerintahan daerah.
Pelantikan dan Pengisian Jabatan Strategis
Proses pelantikan Davidson Djarang menandai penyelesaian pengisian sejumlah jabatan pimpinan tinggi pratama yang sebelumnya kosong. Di bawah kepemimpinan Bupati Michael Thungari dan Wakil Bupati Tendris Bulahari, perombakan pejabat eselon II dilakukan secara bertahap, dan pelantikan ini menjadi bagian penting dari upaya tersebut.
Sebelum pelantikan ini, terdapat sebelas jabatan yang mengalami kekosongan di tingkat pimpinan tinggi pratama. Dari total tersebut, sembilan jabatan telah diisi melalui mekanisme seleksi terbuka. Jabatan Kepala Disdukcapil adalah yang terakhir diisi, dikarenakan harus menunggu persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri.
Mekanisme Khusus untuk Kadis Dukcapil
Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari menjelaskan bahwa proses pengisian jabatan Kepala Disdukcapil berbeda dari perangkat daerah lainnya. Menurutnya, ada mekanisme khusus yang harus dilalui untuk posisi ini, termasuk menunggu Surat Keputusan (SK) dari Mendagri.
“Proses untuk Kadis Dukcapil memang lebih panjang, karena memerlukan persetujuan dari pusat,” jelas Michael. Pernyataan ini menunjukkan betapa pentingnya posisi ini dalam struktur pemerintahan daerah.
Amanah yang Harus Dijalankan dengan Tanggung Jawab
Michael Thungari menekankan bahwa jabatan yang diemban oleh Davidson Henry Djarang bukan sekadar tugas, tetapi sebuah amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa Disdukcapil memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan publik, karena merupakan instansi yang paling dekat dengan masyarakat.
Bupati juga mengingatkan akan pentingnya layanan administrasi kependudukan yang cepat, mudah, dan tepat. Ia menegaskan bahwa pelayanan harus terbebas dari praktik-praktik yang dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Pentingnya Pelayanan Jemput Bola
Dengan karakteristik Kabupaten Kepulauan Sangihe yang terdiri dari banyak pulau, Michael menilai bahwa pelayanan jemput bola harus diperkuat. Ini penting agar masyarakat di daerah terpencil dan pulau-pulau terluar dapat mengakses layanan yang sama dengan masyarakat di daerah yang lebih mudah dijangkau.
“Pelayanan jemput bola dapat mendorong inovasi dalam memberikan layanan hingga menjangkau masyarakat yang berada di pulau-pulau terluar. Kita tidak boleh membiarkan ada warga yang kehilangan hak pelayanan hanya karena jarak dan akses yang terbatas,” tegasnya.
Peningkatan Kualitas dan Akurasi Data Kependudukan
Selain fokus pada pelayanan, Bupati Thungari juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas dan akurasi data kependudukan. Ia menyatakan bahwa data kependudukan adalah fondasi utama dalam pengambilan berbagai kebijakan pemerintah, yang mencakup penyaluran bantuan sosial, pelayanan kesehatan, pendidikan, dan program pembangunan lainnya.
“Data kependudukan merupakan dasar yang sangat penting untuk pengambilan kebijakan baik dalam penyaluran bantuan sosial, pelayanan kesehatan, pendidikan, maupun program pembangunan,” tambahnya dengan tegas.
Harapan untuk Validitas Data yang Berkelanjutan
Michael berharap agar pemutakhiran data kependudukan dilakukan secara terus-menerus agar data yang dihasilkan akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Validitas dan ketepatan data menjadi hal yang krusial untuk mendukung berbagai program pemerintah.
“Saya berharap validitas, ketepatan, dan pemutakhiran data terus dilakukan secara berkelanjutan agar data kependudukan benar-benar menjadi satu data yang akurat dan dapat dipercaya,” pungkasnya.
Dengan pelantikan ini, diharapkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kepulauan Sangihe dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan efisien untuk masyarakat, serta mendukung pembangunan daerah secara keseluruhan.



